Allahu akbar ... allahu ... akbar!
Wah, pasti sobat NE yang berpuasa menantikan saat-saat itu kan. Yup, saat-saat kita berbuka puasa. Terkadang, kita merasa bosan saat berpuasa dan bawaan kita lapar ... terus. Di kesempatan kali ini, Naya akan berbagi tips supaya menunggu berbuka puasa teman-teman mengasyikkan :)
1. Bacalah Buku sebagai jendela ilmu, buku memang wajib kita baca. Untuk bookaholic seperti Naya ini, sambil menunggu buka puasa, buku bisa jadi pilihan Naya untuk melupakan rasa haus dan lapar. Bacalah buku yang bermanfaat dan membuat hati Teman-Teman tenang dan senang ya.
2. Tadarus Al-Qur'an telah dijelaskan, saat Ramadhan, kita mesti memperbanyak Amal Shaleh.Salah satunya Tadarus Al-Qur'an. Nah, kita bisa tadarus kapan aja loh. Mau nunggu waktu berbuka, sehabis tarawih, ataupun sehabis Sahur itu terserah. Jadi perbanyak tadarus ya.
3. Membantu Orangtua Aha! Jika kita menunggu waktu berbuka, waktu kita pasti hanya untuk kita sendiri seperti bermain. Nah, membantu orangtua ini dapat memperbanyak bekal masuk surga kita lho. Tandanya kita telah berbakti pada orangtua. Salah satu contoh membantu orangtua adalah membantu orangtua membereskan dan membersihkan tempat berbuka puasa dan membantu orangtua menyiapkan menu berbuka puasa.
4. Menonton TV nah, menonton TV juga dapat menghabiskan waktu untuk menunggu berbuka puasa. Tontonlah tayangan yang baik. Dan dapat membuat kita senang. Seperti komedi, tausyiah, dan lain-lain.
5. Melakukan Hobi Kita melakukan sesuatu sesuai hobi kita memang menyenangkan ya. Tapi jangan sampai membuat kita kecapekkan. Seperti bermain lari-larian, itu pasti membuat kita capek dan haus. Saking tidak tahan nya, kita pun membatalkan puasa kita. Nah, kejadian seperti itu jangan sampai terjadi ya.
Nah, itu dia 5 tips Naya menunggu waktu berbuka puasa. Semoga bermanfaat ya Readers:) Selamat menjalankan ibadah puasa kalian :)
Selamat datang! ^^ aku Naya, gadis berumur 12 tahun yang sukanya membaca dan tertawa. Leave a comment and let's be friends? :)
Tampilkan postingan dengan label 5 Tips. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 5 Tips. Tampilkan semua postingan
Rabu, 10 Juli 2013
Selasa, 09 Juli 2013
5 Tips Menulis Yg Baik
Hay readers blogku! (atau Sobat NE), aku akan kasih 5 Tips Menulis Yg Baik. Ini buatanku sendiri lho ya! Sesuai pemikiranku. Hehehe ...
1. Jika Novel, buatlah Perkenalan Tokohnya
Supaya enggak ribet dan lebih baik, jika naskah kita novel, kita bisa membuat perkenalan tokohnya beserta watak. Jadi, pembaca pun tau wataknya. Sehingga yang diceritakan di dalampun jelas. Misalnya, di perkenalan tokoh, si A itu suka meribut. Di dalam novel, diceritakan pula kalau A itu memang suka meribut. Kalau begitu kan semuanya jelas. Jadi sebaiknya untuk novel memakai perkenalan tokoh ya :)
2. Watak Masing-Masing Tokoh Berbeda-Beda
Kita harus membedakan watak tiap-tiap tokoh. Misalnya, si A pemarah, si B penyabar, si C kecentilan, dan si D pintar. Jadi semua tokoh dapat kesempatan. Hehehe ... itu pengamatanku ya :)
3. Cerita Naskah Jangan Bercabang-Cabang/Banyak
Ini untuk novel lagi ya. Sebaiknya kalian konsisten dengan temanya. Misalnya novelnya bertema memasak. Memang ada cerita memasaknya, tapi bercampur-campur. Bukan es campur ya! Hehehe ... memang boleh sih campur-campur, tapi kalau konsisten kan lebih baik :)
4. Memakai tanda baca
Cerita yang baik juga perlu diberi Tanda baca. Misalnya saat percakapan. Si A menyapa si B.
"Hai! Apa kabar?" sapa si A.
"Hai juga! Kabarku baik!" jawab si B.
Tanda baca " menandakan sebuah percakapan atau perbincangan dalam cerita. Jika menanyakan sesuatu, kita bisa memakai tanda ?. Jika memerintahkan sesuatu atau berseru bisa memakai tanda !. Jika berhenti, kita bisa memakai tanda . Juga ada tanda baca lainnya. Seperti koma, (,), dan lain-lain.
5. Memungkinkan dan Jalan Cerita Nyambung
Hahaha ... usahakan cerita kalian nyambung dengan tema ya. Dan kadang-kadang cerita enggak memungkinkan. Misalnya dia diberi uang jajan di sekolah satu juta atau berapa juta. Itu kan enggak mungkin. Hehehe ... misalnya, anak pemulung punya mobil alphard, memungkinkan enggak? Enggak kan? Dan misalnya tema ceritanya tentang sihir,ujung-ujungnya malah yang enggak-enggak. Maksudnya "enggak-enggak" itu enggak nyambung gitu deh!
Hehehe, iktu 5 Tips menulis dariku. Kapan-kapan aku posting lagi ya ... Semoga bermanfaat Sobat NE!
1. Jika Novel, buatlah Perkenalan Tokohnya
Supaya enggak ribet dan lebih baik, jika naskah kita novel, kita bisa membuat perkenalan tokohnya beserta watak. Jadi, pembaca pun tau wataknya. Sehingga yang diceritakan di dalampun jelas. Misalnya, di perkenalan tokoh, si A itu suka meribut. Di dalam novel, diceritakan pula kalau A itu memang suka meribut. Kalau begitu kan semuanya jelas. Jadi sebaiknya untuk novel memakai perkenalan tokoh ya :)
2. Watak Masing-Masing Tokoh Berbeda-Beda
Kita harus membedakan watak tiap-tiap tokoh. Misalnya, si A pemarah, si B penyabar, si C kecentilan, dan si D pintar. Jadi semua tokoh dapat kesempatan. Hehehe ... itu pengamatanku ya :)
3. Cerita Naskah Jangan Bercabang-Cabang/Banyak
Ini untuk novel lagi ya. Sebaiknya kalian konsisten dengan temanya. Misalnya novelnya bertema memasak. Memang ada cerita memasaknya, tapi bercampur-campur. Bukan es campur ya! Hehehe ... memang boleh sih campur-campur, tapi kalau konsisten kan lebih baik :)
4. Memakai tanda baca
Cerita yang baik juga perlu diberi Tanda baca. Misalnya saat percakapan. Si A menyapa si B.
"Hai! Apa kabar?" sapa si A.
"Hai juga! Kabarku baik!" jawab si B.
Tanda baca " menandakan sebuah percakapan atau perbincangan dalam cerita. Jika menanyakan sesuatu, kita bisa memakai tanda ?. Jika memerintahkan sesuatu atau berseru bisa memakai tanda !. Jika berhenti, kita bisa memakai tanda . Juga ada tanda baca lainnya. Seperti koma, (,), dan lain-lain.
5. Memungkinkan dan Jalan Cerita Nyambung
Hahaha ... usahakan cerita kalian nyambung dengan tema ya. Dan kadang-kadang cerita enggak memungkinkan. Misalnya dia diberi uang jajan di sekolah satu juta atau berapa juta. Itu kan enggak mungkin. Hehehe ... misalnya, anak pemulung punya mobil alphard, memungkinkan enggak? Enggak kan? Dan misalnya tema ceritanya tentang sihir,ujung-ujungnya malah yang enggak-enggak. Maksudnya "enggak-enggak" itu enggak nyambung gitu deh!
Hehehe, iktu 5 Tips menulis dariku. Kapan-kapan aku posting lagi ya ... Semoga bermanfaat Sobat NE!
Langganan:
Postingan (Atom)